Dari bibir merah mengepul asap
Sementara jarijemari lincah bermain batang rokok
Serasa angan membumbung bagai asap yang kini menyebar
Dengan manja kedua pahanya disilangkan
Mungkin menghalau mata lelaki yang liar
D'eyeko lentik menghiasi kelopak matanya yang sembab
Ada kisah sedih melanda pandangan mata kosong itu
Seperti pandangan TKW yang tertipu
Wajah pucat makeup tebal bagai lukisan cat air yang belum kering
Sebatang rokok penenang penyelimut jiwa
Membungkusnya dlm pakaian ketat
Kedua bola mata memerah, ada sungai kecil disudutnya
Lahar maskara pun menggelinding
Si bibir merah hanya berkatakata di udara
Selebihnya kabut asap menghapus dukaluka di malam hening itu.
(Si Bibir Merah, 10 Maret 2014)
Sementara jarijemari lincah bermain batang rokok
Serasa angan membumbung bagai asap yang kini menyebar
Dengan manja kedua pahanya disilangkan
Mungkin menghalau mata lelaki yang liar
D'eyeko lentik menghiasi kelopak matanya yang sembab
Ada kisah sedih melanda pandangan mata kosong itu
Seperti pandangan TKW yang tertipu
Wajah pucat makeup tebal bagai lukisan cat air yang belum kering
Sebatang rokok penenang penyelimut jiwa
Membungkusnya dlm pakaian ketat
Kedua bola mata memerah, ada sungai kecil disudutnya
Lahar maskara pun menggelinding
Si bibir merah hanya berkatakata di udara
Selebihnya kabut asap menghapus dukaluka di malam hening itu.
(Si Bibir Merah, 10 Maret 2014)
Komentar
Posting Komentar