Lelah terkulai
Serasa ingin mengulur waktu
Lebih lama
Malam telah mengambil pagi
Lebih dari semestinya
Meniupkan angin nyenyak
Melantunkan kenyamanan
Hingga tersadar
Inilah siang belantara
Dgn mataharinya
Menegur dgn hangat
"Sampai kapan kamu terbuai dalam mimpi malam, wahai pahlawan kesiangan",jerit siang
"Tak tahukah kamu panggung telah berubah, penonton telah pulang, dan kamu masih sj memerankan tokoh 'Si Putri Tidur menunggu Pangeran'"
"Bangun dan liat aku, kita berada dalam drama lain dalam sisi dunia yang berbeda, hanya kamu,aku dan kehangatan", senyum tipisnya sekilas di sudut mata menyalahnyalah
Seketika tersadar...
Kelelahan masih tertidur pulas
Lalu menarik selimut
Layaknya malam
Panggung disetting ulang
Dan Si Putri Tidur kembali berakting
Kali ini tanpa penonton tanpa pangeran
Memcoba membangunkan lagi
(Si Putri Tidur(Bt ponakanku YS dan AF, 08 Maret 2014)
Serasa ingin mengulur waktu
Lebih lama
Malam telah mengambil pagi
Lebih dari semestinya
Meniupkan angin nyenyak
Melantunkan kenyamanan
Hingga tersadar
Inilah siang belantara
Dgn mataharinya
Menegur dgn hangat
"Sampai kapan kamu terbuai dalam mimpi malam, wahai pahlawan kesiangan",jerit siang
"Tak tahukah kamu panggung telah berubah, penonton telah pulang, dan kamu masih sj memerankan tokoh 'Si Putri Tidur menunggu Pangeran'"
"Bangun dan liat aku, kita berada dalam drama lain dalam sisi dunia yang berbeda, hanya kamu,aku dan kehangatan", senyum tipisnya sekilas di sudut mata menyalahnyalah
Seketika tersadar...
Kelelahan masih tertidur pulas
Lalu menarik selimut
Layaknya malam
Panggung disetting ulang
Dan Si Putri Tidur kembali berakting
Kali ini tanpa penonton tanpa pangeran
Memcoba membangunkan lagi
(Si Putri Tidur(Bt ponakanku YS dan AF, 08 Maret 2014)
Komentar
Posting Komentar