Mungkin harus sabar Seperti awan hitam yang berangsur hilang diusir cuaca cerah Seperti bunga mangga hingga berubah jadi buah Atau mungkin lambaian nyiur di atas sana menunggu buah daunnya berjatuhan satu satu Dan mungkin sesabar lantai yang rindu di sapu oleh debu yang kian nebal Namun tak ada kalah sabar bunga lidah mertua yang tegak berdiri di atas bejana gersang Ia hanya diam beku dan kaku hingga hujan datang menyiram kemarau Tak ada sesabar rumah ini ditungguinya pula sang pemilik tanpa pernah berkeluh Meski sepi membanjiri ruang, hening bagai kubur dan gelap penuh misteri Sesabar apa pula rumput yang kini subur di pot menunggu tangan-tangan gemas mencabutnya Atau selang air yang meringkuk lemas menunggu untuk dialiri dingin di tubuhnya Kesabaran macam apa pula yang ini merasuki mesin air hingga kini tak memancarkan air segar Aku meraba-raba jenis kesabaran yang bersanding dalam teras ini Semuanya masih sabar menanti sesuatu dan akupun bertanya apakah aku bisa bersaba...