Dunia yang fana ini ternyata juga sarat makna akan sandiwara. Menampakkan sesuatu tidak sesuai dengan apa yang terlihat. Tidak seindah bayangan akan pepohonan berbunga di pinggir jalan. Bahkan kadang tidak sekelam lautan berpalung dalam. Apakah kita bisa menebak larinya takdir, ataukah nasib berujung maut atau bahagia? Segalanya bisa saja terjadi dan selalu jadi misteri pada masing-masing pribadi. Lahir, hidup, dewasa, bekerja, hingga beranak-pinak dan menjadi tua? Tidak mesti selalu begitu. Tapi yah, itu bisa saja terjadi. Tapi, apakah pernah terpikirkan segalanya ini berasal dari tindakan dari masa lalu? Hingga segalanya berakhir kadang dengan penyesalan tiada akhir? Di bulan Maret yang bermusim tak menentu seakan menggambarkan kesan tersebut. Langit berawan pada pagi dan siang hari, ketika hendak beranjak menuju senja, daun-daun Mahoni begitu saja basah. Hujan telah mengguyur daerah Tipulu, Kendari Barat. Angin-air bersetubuh di atas aspal, batang-batang pohon, juga cerita di d...