RENCANA YANG SEMPURNA "Katakan sayang, kau masih mencintaiku," ucap David di malam itu. Clara hanya diam dan membeku, suara David terdengar seperti hantu. Gaun merah hadiah dari David, membalut tubuhnya yang seksi. Semakin membuat dirinya menonjol di antara bagian ruang yang remang. Malam ini adalah malam peringatan satu tahun kebersamaan Clara dan David. Sekaligus malam yang tak terlupakan buat Clara. Makan malam itu pun belum sepenuhnya tuntas. Sebotol champagne masih setengah isi di atas meja. Dan lilin berbentuk trisula masih berdiri anggun di tengah-tengah menu makan malam- sepiring steak dan potongan besar kalkun panggang. "Clara sayang," David berbicara seakan berbisik, "apapun yang telah terjadi malam ini, aku...," sedikit menahan pedih di dada, "tetap, mencintai, mu." Kalimat ini tetap membuat Clara bungkam. Nafasnya seakan desahan yang bergema di ruang yang senyap. Ada ketakutan dan rasa puas di sana. ...