Langsung ke konten utama

Bendera yang terkoyak

Darahku mengalir di darahmu
Nafasku seirama nafasmu

Kau katakan merah aku juga sama
Kau katakan putih akupun mengiyakan

Kita berdiri di tanah yg sama
Merdeka di tahun yang sama

Tp mengapa kita masih mengambil lebih dr negeri ini
Seakan negara lumbung padi yg digrogoti tikus2 liar

Dmn jiwa patriotisme, cinta negara, rela mati demi NKRI?
Ah, sudahlah, mengerut dahi itupun tdk penting skr...

Krn tikus2 itu telah merobek2 bendera merah-putih yg trsimpan dalam almari
Dan meski robek, bendera itu tetap berkibar di langit biru disetiap tgl 17 agustus...

Akhirnya dgn segala kenyataan yg ada,,
Kami hanya bisa mgucapkan, "Dirgahayu NKRI ke-68"
(Bendera yg terkoyak,16 agustus 2013,DN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

msh yg dl

dan tibalah dpersimpangan antara rindu terkoyak jua mati rasa pdmu bila lampu menghijau pastikan tergilas waktu hilang nyawa djalanmu slamatkan aku dlm arus tak pasti apakah kembalikan waktu atw terhapus dlm sejarah (masih yg dulu, 16 feb 2012)

Kita dan (*)

Kini kita bersantai di bawah biduk bintang Senyummu menunjuk ke langit Sedang aku bersandar di batu beku Anganmu menerawang hingga batas cakrawala Aku masih merabaraba sandaran batu Telunjukmu menarinari di bintang terang Dan aku lagilagi mengeluh sandaran batu ini "Aku ingin terbang ke bintang" katamu saat itu "......" Aku terperanjat segores luka membujur di punggung Akupun heran sampai kini kita masih sj bersantai di bawah biduk bintang Dengan cahaya bintang di matamu serta keluhan malam yang takkan pernah pudar. (Kita dan *, 2 Maret 2014)

Hut brimob

Adakah brimob dhatimu? Saat sgala tugas terhampar-membentang Adakah brimob dhatimu? Saat sgala cacian brurai-bercecer Adakah brimob dhatimu? Dikala darah dan keringat adalah taruhannya Masih adakah brimob dihatimu? Jika nyawa hanyalah hal kecil buat bumi pertiwi Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? YAA SLALU ADA...!!! (Dzikril Hakiim, HUT BRIMOB KE-67, 14 Nov 2012)