Langsung ke konten utama

Malam Pertempuran

Malam ini kita hanya saling memandang.
Sedang Ir. Soekarno mengikatkan cakanti yana utama dgn hati-hati.
Kotak TV pun hanya Tukul melolong lucu.
Dan kau si nyamuk kecil berhentilah terbahak di bajuku yg hitam.
Karena malam ini, gelap dan dingin menginginkan pertempuran.
Kita liat ;
Apakah mataku yang kalah dan malam akhirnya menang ataw
Apakah telingaku yg kalah dan dingin bersiul gembira.
Entahlah, jangkrikpun hanya triak histeris dari balik palem di bawah tiang bendera
Dan buku mutasi inipun tak sabar diinjak oleh ujung pulpen.
(Tiba-tiba bel berdentang 12x)
Kini..waktunya dimulai!
Kamu tentukan pemenangnya, saat embun pertama jatuh pada rumput di pagi berkabut
Saat itu bendera kemenangan terpancang erat di tiang tertinggi Mako sat Brimob Polda Sultra.
(Malam Pertempuran, 27 Februari 2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

msh yg dl

dan tibalah dpersimpangan antara rindu terkoyak jua mati rasa pdmu bila lampu menghijau pastikan tergilas waktu hilang nyawa djalanmu slamatkan aku dlm arus tak pasti apakah kembalikan waktu atw terhapus dlm sejarah (masih yg dulu, 16 feb 2012)

Kita dan (*)

Kini kita bersantai di bawah biduk bintang Senyummu menunjuk ke langit Sedang aku bersandar di batu beku Anganmu menerawang hingga batas cakrawala Aku masih merabaraba sandaran batu Telunjukmu menarinari di bintang terang Dan aku lagilagi mengeluh sandaran batu ini "Aku ingin terbang ke bintang" katamu saat itu "......" Aku terperanjat segores luka membujur di punggung Akupun heran sampai kini kita masih sj bersantai di bawah biduk bintang Dengan cahaya bintang di matamu serta keluhan malam yang takkan pernah pudar. (Kita dan *, 2 Maret 2014)

Hut brimob

Adakah brimob dhatimu? Saat sgala tugas terhampar-membentang Adakah brimob dhatimu? Saat sgala cacian brurai-bercecer Adakah brimob dhatimu? Dikala darah dan keringat adalah taruhannya Masih adakah brimob dihatimu? Jika nyawa hanyalah hal kecil buat bumi pertiwi Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? YAA SLALU ADA...!!! (Dzikril Hakiim, HUT BRIMOB KE-67, 14 Nov 2012)