Langsung ke konten utama

Kelahiran

Saat membuka mata di dunia
Saat menangis untuk pertama kali
Saat itulah keajaiban Tuhan terulang
KeghoibanNya terjadi lagi
Kau masih merah
Baru beberapa jam keluar dari perut ibumu
Dan keistimewaan itu kau lakukan "menangis"
Suaramu begitu merdu
Tangan dan kaki mungilmu begitu indah
Dan kutahu kau baru terpisah dari sang Pencipta
Terlepas dari rumpun bambu bersamaNya
Demi hidup di dunia
Bertemu dengan orang tua barumu
Dan sekarang kau diam saat ditetek ibumu
Ah, dasar kau anak nakal
Kau telah buat semua orang khawatir selama beberapa jam ini
Namun Tuhan ini adalah hal yang terindah
Sebuah kelahiran dengan segala suka citanya
Dengan segala keindahannya
Amin
(Bt michael, 19 April 2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

msh yg dl

dan tibalah dpersimpangan antara rindu terkoyak jua mati rasa pdmu bila lampu menghijau pastikan tergilas waktu hilang nyawa djalanmu slamatkan aku dlm arus tak pasti apakah kembalikan waktu atw terhapus dlm sejarah (masih yg dulu, 16 feb 2012)

Kita dan (*)

Kini kita bersantai di bawah biduk bintang Senyummu menunjuk ke langit Sedang aku bersandar di batu beku Anganmu menerawang hingga batas cakrawala Aku masih merabaraba sandaran batu Telunjukmu menarinari di bintang terang Dan aku lagilagi mengeluh sandaran batu ini "Aku ingin terbang ke bintang" katamu saat itu "......" Aku terperanjat segores luka membujur di punggung Akupun heran sampai kini kita masih sj bersantai di bawah biduk bintang Dengan cahaya bintang di matamu serta keluhan malam yang takkan pernah pudar. (Kita dan *, 2 Maret 2014)

Hut brimob

Adakah brimob dhatimu? Saat sgala tugas terhampar-membentang Adakah brimob dhatimu? Saat sgala cacian brurai-bercecer Adakah brimob dhatimu? Dikala darah dan keringat adalah taruhannya Masih adakah brimob dihatimu? Jika nyawa hanyalah hal kecil buat bumi pertiwi Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? YAA SLALU ADA...!!! (Dzikril Hakiim, HUT BRIMOB KE-67, 14 Nov 2012)