Langsung ke konten utama

#24

Tak tahukah kau, bahwa saat sebagian orang menari di padang pasir di malam yang sama bersama bintangbintang
Ada sebagian orang layaknya gipsi pengelana mencari dalam hati
Juga sebagian orang kan dimabokkan cintaNya dimalammalam pekat
Tanpa kita sadari sebagian dari kita masih terlena alunan seruling bambu
Mencari peniup ghoib yang senantiasa membuat penasaran pendengarnya karena misteri aneh ini
Dimanakah kau saat malammalam itu, karena aku tak melihatmu dimanapun kecuali disisiku bersama mimpimimpi
Kau tak ingin beranjak dari hangatnya selimut dunia
Sementara dunia semakin panas dan sebentar lagi akan meledak
Ayolah dinginkan sedikit saja kepala dengan beberapa tetes
Maka kau akan mabok sebentar dan dilain waktu dan dilain waktu dan dilain waktu
Dan bila kau sudah mengacuhkanku anggap ini kesalahan persepsi, namun teruslah karena aku mulai tidak mengacuhkan dunia
Berusaha patah hati
Dan mulai mengklaim cintaNya
Hanya milik kita sahaja.
(#24, 18 April 2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

msh yg dl

dan tibalah dpersimpangan antara rindu terkoyak jua mati rasa pdmu bila lampu menghijau pastikan tergilas waktu hilang nyawa djalanmu slamatkan aku dlm arus tak pasti apakah kembalikan waktu atw terhapus dlm sejarah (masih yg dulu, 16 feb 2012)

Kita dan (*)

Kini kita bersantai di bawah biduk bintang Senyummu menunjuk ke langit Sedang aku bersandar di batu beku Anganmu menerawang hingga batas cakrawala Aku masih merabaraba sandaran batu Telunjukmu menarinari di bintang terang Dan aku lagilagi mengeluh sandaran batu ini "Aku ingin terbang ke bintang" katamu saat itu "......" Aku terperanjat segores luka membujur di punggung Akupun heran sampai kini kita masih sj bersantai di bawah biduk bintang Dengan cahaya bintang di matamu serta keluhan malam yang takkan pernah pudar. (Kita dan *, 2 Maret 2014)

Hut brimob

Adakah brimob dhatimu? Saat sgala tugas terhampar-membentang Adakah brimob dhatimu? Saat sgala cacian brurai-bercecer Adakah brimob dhatimu? Dikala darah dan keringat adalah taruhannya Masih adakah brimob dihatimu? Jika nyawa hanyalah hal kecil buat bumi pertiwi Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? YAA SLALU ADA...!!! (Dzikril Hakiim, HUT BRIMOB KE-67, 14 Nov 2012)