Langsung ke konten utama

#24

Tak tahukah kau, bahwa saat sebagian orang menari di padang pasir di malam yang sama bersama bintangbintang
Ada sebagian orang layaknya gipsi pengelana mencari dalam hati
Juga sebagian orang kan dimabokkan cintaNya dimalammalam pekat
Tanpa kita sadari sebagian dari kita masih terlena alunan seruling bambu
Mencari peniup ghoib yang senantiasa membuat penasaran pendengarnya karena misteri aneh ini
Dimanakah kau saat malammalam itu, karena aku tak melihatmu dimanapun kecuali disisiku bersama mimpimimpi
Kau tak ingin beranjak dari hangatnya selimut dunia
Sementara dunia semakin panas dan sebentar lagi akan meledak
Ayolah dinginkan sedikit saja kepala dengan beberapa tetes
Maka kau akan mabok sebentar dan dilain waktu dan dilain waktu dan dilain waktu
Dan bila kau sudah mengacuhkanku anggap ini kesalahan persepsi, namun teruslah karena aku mulai tidak mengacuhkan dunia
Berusaha patah hati
Dan mulai mengklaim cintaNya
Hanya milik kita sahaja.
(#24, 18 April 2014)

Komentar