Langsung ke konten utama

SANG RAJA SOMBONG


   "Tidak ada yang lebih hebat dari aku di hutan ini," kata gajah dengan jemawa.

   Semut yang mendengar langsung menantang gajah," jika memang begitu saya tantang kamu adu keberanian. Aturannya siapa yang kalah dalam melewati sungai itu, maka dialah yang akan pergi dari hutan ini."

   Sungai yang dimaksud si semut adalah sungai terdalam dan penuh dengan buaya yang sangat kelaparan.

   "Itu kecil, saya terima tantanganmu," kata gajah semakin lupa diri.

   Perlombaan pun dimulai. Seluruh penghuni hutan menjadi saksi. Semut dengan bantuan seluruh koloninya menghayutkan daun kering. Dan tiba di seberang dengan selamat.

   Sementara gajah yang mengandalkan tubuh besarnya akhirnya tenggelam disantap oleh buaya.
***
Ibnu Nafisah
Kendari, 11 November 2015
------------------------
Pesan Moral :
1. Kesombongan pada akhirnya akan membinasakan
2. Jangan pernah memandang sebelah mata orang yang lemah atau memiliki kekurangan
3. Hidup bekerja sama akan lebih mudah dibanding hidup sendiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

msh yg dl

dan tibalah dpersimpangan antara rindu terkoyak jua mati rasa pdmu bila lampu menghijau pastikan tergilas waktu hilang nyawa djalanmu slamatkan aku dlm arus tak pasti apakah kembalikan waktu atw terhapus dlm sejarah (masih yg dulu, 16 feb 2012)

Kita dan (*)

Kini kita bersantai di bawah biduk bintang Senyummu menunjuk ke langit Sedang aku bersandar di batu beku Anganmu menerawang hingga batas cakrawala Aku masih merabaraba sandaran batu Telunjukmu menarinari di bintang terang Dan aku lagilagi mengeluh sandaran batu ini "Aku ingin terbang ke bintang" katamu saat itu "......" Aku terperanjat segores luka membujur di punggung Akupun heran sampai kini kita masih sj bersantai di bawah biduk bintang Dengan cahaya bintang di matamu serta keluhan malam yang takkan pernah pudar. (Kita dan *, 2 Maret 2014)

Hut brimob

Adakah brimob dhatimu? Saat sgala tugas terhampar-membentang Adakah brimob dhatimu? Saat sgala cacian brurai-bercecer Adakah brimob dhatimu? Dikala darah dan keringat adalah taruhannya Masih adakah brimob dihatimu? Jika nyawa hanyalah hal kecil buat bumi pertiwi Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? Adakah brimob dhatimu? YAA SLALU ADA...!!! (Dzikril Hakiim, HUT BRIMOB KE-67, 14 Nov 2012)